Duka
Yudia tgh hamil lagi n ini bkl jadi putra keduanya, sayangnya dia gak antusias, pasalnya Rafi, sulungnya sakit n mesti opname plus suaminya abis kecelakaan parah n msh di RS juga. Sementara ini dia ada d rmh mertuanya, aku prihatin dgr kbr teman kuliahku dulu ini. Tinggalnya jauh, n aku terbentur hari kerja kalo hrs nyambangin segera, so aku br minta almat RS nya, tap itu juga ternyata di kota yg sama, Tangerang.
Ya, aku blg sih ke dia u/ gak sedih n sabar, semua pasti bisa diatasi, dia gak sendiri ada keluarga besar, n aku blh jadi tempat curhat, (tawarku) n terpenting mohon sama Gusti Allah, tentunya.
Trus aku cerita (sms), sekitar 4 thn lalu, aku jg sempat koma krn DBD, sudah shock, pendarahan, support oksigen, pacu jantung inject, dobel infus, psg kateter, cek intensif jam per jam, nafas 1 - 2. Akhirnya setelah bertahan semalaman ndak tidur, biar g lewat, meski tersengal2, masa kritis bisa dilalui n bisa pindah ruang biasa.
Dan, yang pada pandangan manusia dah parah, gak ada harapan, toh bukan hal kecil buat Allah untuk memberi kesempatan kedua buat hamba-Nya n menjadikan peristiwa ini sebagai belas kasih-Nya u/ kemudian koreksi diri n jadi manusia yang lebih baik lagi,…….
